Ular dan Mantara Penjinaknya

by Wisnu Pamungkas

Tiga ekor ular berseloroh :
“Kata ikan, kita akan diberi makan mentega! Kata Ikan kita akan makan saos campur kelapa! Kata Ikan kita akan jalan-jalan dengan kereta ke sebuah Bandar yang di sebut Kuching! Kata ikan lagi kita akan ke Kenny Roger, memesan makanan. Boleh tidak ya ke KFC, CFC, atau restro sambal belacan Melayu di sebelahnya?
Kuching sangat baik kata Ikan, karenanya ia kerab berendam di dekat Gambir Park, tebingan Sungai Sarawak. Tapi kata Ikan kita hanya boleh makan mentega, jus petai dan selembar daun seledri yang dicampur lada.
Kata ikan, kita adalah tamu, karenanya Kucing memberi kita makan mentega dan air bandong, berbual-bual tentang tanah air dan bahasa. Kata Ikan, kita harus belajar berenang untuk menjadi ular di M’Sia!”

Setelah pulang ke tanah air, barulah ketiga ekor ular itu sadar kalau mereka adalah ular tanah, ular air dan Ular udara.
Untung kita kebal dari mantra penjinak ular, ya…

Kuching, 30 September 2004

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s