Monolog Seorang Pemabuk

By: Wisnu Pamungkas

Sudah lama Kami tidak saling mencintai, tetapi kami tidak pernah saling membenci. Karena memang kebencian bukan untuk diperdebatkan. Kami masih tetap saling menyabangi, saling menyapa seperti ketika pertama kali kami bertemu di tempat ini.
Sudah lama kami tidak saling mencintai, tetapi kami tidak pernah lalai untuk saling memberikan salam penghormatan. Karena perbedaan bukanlah untuk diperdebatkan. Kami dilahirkan bersama-sama, masih tinggal satu kampung, sekolah pada sekolah yang sama dan dikuburkan di makam yang sama.

Sanggau, 22 Juli 2004

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s