Dia yang Menjadi Sahabat

by A.Alexander Mering

Setiap kali datang, dia selalu membawa cerita kesuksesan. Minimal seulas senyum. Bahkan ketika perut keroncongan sekali pun! Ketika di PHK dari tempat kerja, Dia malah mentraktir teman-teman senasib. Seakan-akan, tak ada satu kekuatan pun di dunia yang bisa menghalanginya untuk selalu bahagia.
Kehadirannya tak ubahnya sebuah kincir angin yang menggerakan generator kehidupan. Sehingga setiap ada di antara kami yang semangatnya meredup, dia akan hadir sebagai charger yang energy-nya meletup-letup.
Karena itu, baginya tak ada yang salah dengan kehidupan. Tuhan sudah menciptakan segala sesuatunya dengan sempurna. Penderitaan dan rasa sakit adalah ciptaan manusia sendiri, dan bila harus mengalaminya, maka itu hanyalah sebuah proses mencapai moksa. Menjalani, melewati dan bergumul sungguh-sungguh dengan kehidupan adalah ibadah tertinggi seorang manusia.
Karena Itu, setiap kali datang ia selalu membawa cerita dan berulas-ulas senyuman penuh harapan nyaris kepada siapa saja.

Villa Ria Indah, 21 Juni 2006

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s